Ribuan warga dari Kabupaten Serang, khususnya dari Kecamatan Pamarayan dan Cikeusal, tumpah ruah di Bendungan Pamarayan. Mereka memeriahkan tradisi Bedolan yang sudah berlangsung sejak zaman kolonial. Selain itu Ribuan Warga juga pada kegiatan ini dapat Panen Ikan berlimpah di Tradisi Bedolan Pamarayan.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan dan selalu ditunggu oleh warga setiap tahunnya. “Tradisi ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakat sekitar Kecamatan Pamarayan dan Kecamatan Cikeusal,” katanya, Sabtu 17 Oktober 2026.
Bedolan Pamarayan disambut antusias warga. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah menangkap ikan secara massal di aliran sungai yang sengaja dikeringkan. Ikan-ikan yang berhasil ditangkap kemudian dibawa pulang.
Menurut Bupati, tradisi ini sudah dikenal sejak zaman kolonial. Sempat beberapa tahun tidak dilaksanakan, tahun ini kembali digelar karena banyak masyarakat yang mengusulkan.
“Kita tahu Bedolan Pamarayan ini merupakan tradisi yang sudah dikenal sejak lama, sejak zaman kolonial dan kemudian beberapa tahun ke belakang tidak dilaksanakan. Di tahun ini masyarakat dengan antusias ingin melaksanakan kembali.
